Belajar nge-blog bareng mbak nengsih


Satu jam menanti mata telah sakit, pikiran pusing, seperti ada penyesalan tapi masih dalam bentuk penasaran hehe. Inilah yang aku rasakan hari ini.


Menjelang zuhur kami masih stay di perpustakaan kampusku. Biasa nemanin mbak nengsi cari buku  untuk skripsinya ‘Pengantar sosiologi’. Sekitar sepuluh menit buku akhirnya ketemu. Alhamdulilah senangnya dalam hati. Setelah itu kami Otw keperpustakaan daerah, yang tak jauh dari kampusku.

Sesampainya disana kami langsung mengisi buku kunjungan atas dasar apa kami keperpustakaan daerah. Kami langsung carger laptop masing- masing. Akhirnya kita mulai belajar menjelang zuhur ini kami terus saja fokus dengan tujuan kedua kami. Karena aku telah lama enggak nge-blog , templateku rusak. Pantas saja tulisanku tidak bisa dikomentar .
Mbak nengsi

Dari situ aku belajar bersama mbak nengsi untuk menggantikan templateku,supaya tulisanku bisa dikomentar sama teman-teman yang lain. Kemudian aku mempersiapkan alat tulisku laptop, hp, buku, dan pena. Dan tak lupa pulah aku sambungkan wifi laptopku ke hp mbak nengsi hehe, habis aku enggak tahu apa wifi di pusda itu.

Maafkan aku mbak neng sudah belajar privat mintak sambungkan wifi lagi kwkwkwk. Ah sudahlah intinya hari ini aku mau belajar semaksimal mungkin, setelah siap semuanya aku berniat dalam hati semoga aku bisa belajar dengan baik dan benar  bersama mbak nengsi aamiin.

“Sudah siap semua  ret? Yok kita belajar
Oke mbak jawabku”.
Cara menggantikan template ‘’
Nah yang pertama: kamu harus cari di google https://www.naminakiky.com/search/label/template
Terus yang kedua : juragan responsive blogger
Yang ketiga: Namina

Lalu kamu bisa pilih deh yang mana template yang kamu sukai disana . Dan aku memilih template berwarna – warni , maklum aku suka yang berwarna gitu.
Tapi mbak negsi menyarankan memilih template yang standar . Kerena menurutnya  itu sangat menarik .”Oh gitu ya mbak”, Terserah mbak aja deh .Aku mah ikut- ikut aja.

Akhirnya kami menunggu loadingnya untuk menggantikan template.Wah tidak seperti yang ada dipikiranku sampai satu jam untuk menggantikan template saja. Huu kami telah bertukar laptop , kadang memakai laptopku kadang memaki laptop mbak nengsi tapi belum juga kelar.
Sempat galau dibuat template hari ini, mana sudah azan lagi, template belum kelar-kelar juga wifinya juga lelet , gimana enggak lelet laptopku dan laptopnya mbak nengsi juga menyambungkan ke hp mbak nengsi .Aku sering menoleh kearah mbak neng, dan sama mbak neng juga sering menoleh kearahku dimatanya seperti memberi isyarat kepadaku supaya lebih sabar lagi untuk menunggu haha. Karena kita lagi berhadapan dengan dunia penulis ret, aku mengiyakan itu setelah satu jam  menunggu akhirnya templateku jadi juga.

Alhamdulilah selesai juga aku kegirangan dan disana kami agak legah dalam penantian template.
Setelah templateku selesai, kami memutuskan untuk shalat zuhur berjamaah di Masjid belakang perpustakaan tersebut.
Masjid

 Kami bergegas untuk shlat zuhur, berwudhu , lalu karena hari ini hari jum’at jadi yang shalat zuhur Cuma kami berdua deh. Setelah mau takbir, Mbak neng mengatakan padaku, Ret, kamu jadi imam yah.

Belum sempat mengiyahkan mbak neng sudah iqomah disamping kananku, dalam hati huuu dasar.Yah apa boleh buat deh maklum mbak neng memang sering seperti itu,bicaranya cepat kerjanya juga cepat kwkwkw. Selesai shalat zuhur kami kembali lagi keperpustakaan daerah.Pikiran tenang hatipun senang, tidak sampai disitu setelah selesai membuat template, mbak neng memberikanku tugas.

Omg baru selesai sudah diberi tugas , (gumanku dalam hati) tapi gak apalah aku suka tantangan.’’Tugasnya kamu harus menulis pengalaman hari ini “. Belajar membuat template Bersama mbak Nengsih.  Dan mbak juga membuat tugas pengalaman hari ini .Tugasnya harus dibuat hari ini, sampai kita diusir sama yang jaga perpustakaan. Aku mengiyakan dan kami lanjut menulis.
Lagi belajar

Baru memulai menulis ehh laptopnya mbak nengsi error, yah mbak nengsinya gak jadi ikutan menulis bareng aku. Mbak nengsi ngomel-ngomel sendiri karena laptopnya error.” Kata mbak nengsi inilah yang membuat mbak terkadang malas berhubungan dengan nge-blog.

Mbak nengsi kesal berkepanjangan, tapi aku tetap saja menulis hari ini. Mbak nengsi sering kali berbisik di sampingku ,” Semangat ya ret”.
Haha aku menjawab ya mbak sebisaku ya mbak, dua jam kemudian tibalah azan ashar, alhamdulilah tulisanku selesai hari ini. Terimakasi ilmunya hari ini mbak nengsi semoga berkah dan bermanfaat, jangan berhenti untuk  belajar- belajar dan belajar. Kapan – kapan kita belajar lagi ya mbak. Setelah semuanya selesai kami bergegas untuk pulang dan mneyiapkan barang-barang kami, akum menemani mbak nengsi untuk mengembalikan kunci loker tersebut.
Sesampainya diparkiran alhamdulilah hujan turun begitu deras.
Allahmma soyban naafia



Awalnya ragu sih mau pulang hujannya deras banget kwkwwk, tapi alhamdulilah kami tetap istiqomah walaupun aspalnya licin kami tetap pulang menuju ke asrama. Disepanjang jalan kami berdoa semoga laptop kami tidak terkena air hujan, gawat nih kalau laptopnya rusak tidak bisa menulis lagi. Setelah lama diperjalanan menuju asrama kami sampai juga. Alhasil semua basah kuyup, dan kami mandi hujan bersama laptop kwkwk. Terimaksi telah membaca kisah kami hari ini dan sampai jumpa semoga bermanfaat bagi kita semua aamiin.

1 komentar