Pertama kali melihat mu

Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh
H.R

Pertama kali melihat mu
         (Karya: Reti Suryani)

Tatapan kosong itu hadir ditengah keramaian malam yang diterangi lampu
Samar-samar menghadirkan sosok dihadapanku

Senyuman tipis yang ku keluarkan untuk nya dari seorang wanita cantik yang nyata
Sering kali dia  melirik tapi tetap saja yang hadir hanyalah tatapan kosong dimataku
Dengan perasaan yang bertanya-tanya

Tatapan dengan bola mata yang sama dengan bola mataku itu disertai senyuman tipisnya membuka mataku namun tetap saja aku tidak menyadari nya

Dia datang dengan senyuman tipis dengan bola mata yang sama denganku
Hadir mu membuatku terus bertanya
Kenapa dengan bola mata yang sama
Tatapan itu awal pertama kita jumpa

Dipenuhi bintang malam secercah cahaya lampu menerangi keramean malam itu
Kau hadir tanpa disengaja
Kau datang tanpa alasan
Kehadiran mu tanpa rencana
Tapi Tuhan menghadiakan dirimu untukku

Awal berjumpa dengan tatapan bola mata yang sama dan senyum tipis dibibirmu
Sedikit membantu untuk bahagia malam itu
Awal berjumpa kau hanya sibuk berbicara
Dunia milikmu malam itu karena kau terlalu bebas untuk tatapan itu

Berawal dari itu aku terus berpikir
Apakah tuhan menitipkan dirimu untukku
Atau hanya halu semata bercengkrama dengan diam adalah caraku menghargai proses dan doaku untukmu

Berawal dari tatapan itu kau menghadirkan sosok manusia yang dewasa dihadapanku walaupun ku tahu hati dan mataku masih dengan posisi yang sama
Kosong tiada bergeming

Lama aku menanti jawaban dari tatapan itu akhirnya aku mengerti anugrah terbaik
Dalam hidupku berjumpa dengan bola mata yang sama senyum tipis ku sedikit melebarkan duniaku
Hingga ku pikir tatapan itu menghadirkan bahagia ku padamu

Puisi ini khusus untuk dirimu heheh
Terimakasih sudah membaca






#menulisharikenambelas
#blogermuslimah
#bloghimapaiumb
#tantanganmenulissetiaphari
#muslimahuntukbangsaindonesia
#salamliterasi



1 komentar

  1. Berawal dari tatapan dan senyum yang kadang membuat kita sadar kehadiran nya adalah yang kita tunggu selama ini ya mbakk
    Ayoo khusus untuk siapa mbak? Heheheh

    BalasHapus

Reti suryani