Perempuan Madrasah Pertama Bagi anak-anak

Berkarir di dalam rumah 

Selagi masih mudah silakan berkarir sah -sah saja menurut saya apa yang mau kita kerjakan dan lakukan setiap hari apalagi haru berpikir kritis. Silakan belajar semampu dan sepuasnya yang kau mau asalkan masih dalam hal yang wajar. Belajar mendapatkan ridho dari orangtua dan Allah SWT.Tidak masalah jika seseorang memilih untuk menjadi ibu rumah tangga yang pastinya anak -anak tidak kekurangan ilmu yang akan kita ajari.

Apapun yang kita persiapkan hari ini semuanya untuk masa yang akan datang tidak ada pelajaran yang sia-sia.Mungkin hanya separuh wanita yang ingin berkarir di rumah, selebih nya ingin berkarir di luar rumah bukan apa-apa apalagi nentuin omongan-omongan tetangga, keluarga, "seharusnya kalau sudah selesai Pendidikan harus kerja" statmen yang seperti ini kadang mematahkan semangat kita.

Padahal zaman sudah canggih banget sekarang ini semua orang asalkan dia mau dia bisa kerja dari rumah dan  mendapatkan penghasilan walaupun belum seberapa.

Jangan salah menilai bekerja di rumah lebih meletihkan sebenarnya dan gak ada selesai-selesainya, bagi sebagian orang mengatakan perkerjaan rumah sangat gampang, setelah menjalaninya rasakan dan nikmati. Bagaimana lelahnya menjadi ibu rumah tangga. Apalagi kalau benaran terjadi harus berkarir di rumah, harus mendapatkan uang di rumah dan harus ngurus rumah.

Berat banget rasanya jadi wanita, qodarullah wanita memang kuat belum lagi disebutkan bahwa wanita yang pertama itu harus patuh dengan suami dan yang kedua seorang wanita adalah madrasah pertama bagi anak-anak



#odopicc #30hbcicc #indonesiancontentcreator #30haribercerita #odopiccday28


Tidak ada komentar

Reti suryani

Reti suryani
Muslimah untuk Indonesia